Sejarah

,

Pada tanggal 19 Mei 2004 berdirilah Sebuah Yayasan Buddhayana Vidyalaya. Vidyalaya berasal dari kata "vidya" yang berarti "Pengetahuan" dan "Alaya" yang berarti "gudang". Jadi Vidyalaya mempunyai arti "gudang pengetahuan". Yayasan Buddhayana Vidyalaya memiliki Akta Notaris Vitta Nogosannyono, SH No. 38 Tahun 2004.

 

Yayasan terbentuk atas prakarsa dan diketuai oleh Y.M. Suhu Nyanamaitri Mahasthavira yang juga sebagai koordinator Sangha Agung Indonesia wilayah III. Beliau sangat aktif menggalang berbagai potensi dan kekuatan sebagian tokoh-tokoh umat Buddha di Propinsi Lampung.

 

Yayasan Buddhayana Vidyalaya mendirikan sebuah Sekolah Tinggi yang diberi nama Sekolah Tinggi Ilmu Agama Buddha (STIAB) Jinarakkhita yang berarti "yang dilindungi oleh Buddha". Nama Jinarakkhita sendiri diambil dari nama mendiang Y.M. Ashin Jinarakkhita (Sukong) untuk mengenang jasa-jasa baik Beliau yang telah membangkitkan kembali peran serta umat Buddha di negara Indonesia. Kecintaan Beliau pada umat Buddha khususnya di propinsi Lampung baik yang ada di kota maupun di desa membuat Beliau meminta agar jazadnya dikremasikan di Propinsi Lampung.

 

Perkuliahan perdana STIAB Jinarakkhita dimulai pada tanggal 27 September 2004, Yayasan Buddhayana Vidyalaya meminjam tempat kepada Yayasan Bodhisattva Bandar Lampung untuk menggunakan Gedung SMU Bodhisattva di Jl. Kuripan Setia Budi No. 7-8 Kuripan Teluk Betung – Bandar Lampung selama 1 tahun. Bertepatan dengan Dies Natalis pertama STIAB Jinarakkhita yang jatuh pada tanggal 27 September 2005, kegiatan perkuliahan dan segala kegiatan administrasi sekolah dipindahkan dari Gedung SMU Bodhisattva ke Gedung Yayasan Buddhayana Vidyalaya.

 

Panitia pendirian STIAB Jinarakkhita dan seluruh komponen Yayasan Buddhayana Vidyalaya terus bekerja tanpa kenal lelah, mulai dari persiapan pendirian, pergurusan perijinan di tingkat propinsi maupun pengurusan ijin Operasional dari Departemen Agama Pusat, sehingga ijin operasional STIAB Jinarakkhita dapat dikeluarkan sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Dirjen Bimas Hindu dan Buddha Nomor : DJ.V/06/SK/2005 tanggal 7 Februari 2005. keluarnya ijin operasional STIAB Jinarakkhita ini juga atas dukungan moril dan peran aktif Bapak Sudhamek, AWS, SE, SH (Ketua Umum MBI Pusat) dalam mendukung berdirinya STIAB Jinarakkhita.

 

Sesuai dengan amanat Undang-undang Republik Indonesia No. 20 tahun 2003 tentang sistem Pendidikan Nasional telah dijabarkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, STIAB Jinarakkhita sebagai bagian dari Pendidikan Tinggi di Indonesia, memikul tantangan yang sangat berat, dimana setiap Perguruan Tinggi harus memenuhi standar nasional baik dari segi sarana fisik maupun sarana non fisik serta administrasinya. Setiap Perguruan Tinggi harus memiliki bangunan dan areal kampus yang memadai dengan segala perlengkapan pendukungnya, untuk itulah Yayasan Buddhayana Vidyalaya sebagai penanggung jawab tertinggi STIAB Jinarakkhita terus berupaya untuk segera memiliki kampus sendiri, atas dukungan dari semua pihak sehingga Yayasan Buddhayana Vidyalaya dapat memiliki tanah di Jl. Raya Suban, Kelurahan Pidada – Kecamatan Panjang yang dihibahkan oleh seorang donatur (Sutomo), untuk dijadikan sebagai Kampus Utama STIAB Jinarakkhita. Dan kini kampus STIAB Jinarakkhita telah berdiri megah di atasnya.