Perayaan Hari Metta Oleh Mahasiswa KKN STIAB Jinarakkhita di Vihara Buddha Jayanti

,

Mahasiswa yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata dari Sekolah Tinggi Ilmu Agama Buddha (STIAB) JINARAKKHITA mengadakan  Perayaan Hari Metta di Vihara Buddha Jayanti Desa Ponco Kresno, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung pada Rabu (01/01/2020. Dalam kesempatan tersebut Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata dari Sekolah Tinggi Ilmu Agama Buddha (STIAB) Jinarakkhita menyelenggarakan beberapa acara, diantaranya yaitu: Pindapata, Donor Darah, dan Fang Seng (Melepas Satwa).

 

Pada acara tersebut Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata dari Sekolah Tinggi Ilmu Agama Buddha (STIAB) Jinarakkhita turut mengundang beberapa umat dari vihara terdekat yaitu Vihara Giri Pramono, Vihara Giri Kirti, dan Vihara Giri Bhakti. Dalam acara tersebut juga turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting yaitu tokoh Agama Kristen dan juga tokoh Agama Hindu serta dihadiri oleh kepala desa Ponco Kresno.

 

Perayaan Hari Metta di Vihara Buddha Jayanti diawali dengan kegiatan Pindapata. Pindapata dimulai pukul 07.30 WIB yang dipimpin langsung oleh Suhu Kirti dan Suhu Tejo. Para Suhu tersebut adalah angggota dari Sangha Agung Indonesia (SAGIN). Kegiatan Pindapata merupakan kesempatan bagi umat Buddha untuk menanam kebajikan dengan cara berdana kepada anggota Sangha.

 

Kegiatan kedua pada Perayaan Hari Metta di Vihara Buddha Jayanti adalah Donor Darah yang dimulai pukul 08.45 WIB. Kegiatan Donor Darah tersebut dapat terselenggara berkat kerja sama dengan Tim Palang Merah Indonesia (PMI) dari Bandar Lampung. Donor Darah ini berhasil mendapatkan 33 Kantung Darah. Dalam Agama Buddha, kegiatan donor darah merupakan wujud cinta kasih untuk membantu kehidupan orang lain.

 

Kegiatan penutup pada Perayaan Hari Metta di Vihara Buddha Jayanti adalah Fang Seng atau melepas satwa ke alam yang dimulai pukul 13.00 WIB. Dalam kegiatan tersebut umat Buddha Bersama dengan Suhu Kirti dan Suhu Tejo melepaskan satwa berupa Burung dan ikan lele. Satwa tersebut merupakan burung peliharaan yang telah dibeli oleh umat Buddha dari warga sekitar. Umat Buddha Vihara Buddha Jayanti memahami bahwa sama seperti halnya manusia, satwa juga memiliki hak untuk hidup bebas serta hidup berbahagia.

Sabbe Satta Bhavantu Sukhitata

Semoga Semua Makhluk Hidup Berbahagia.

Sadhu….Sadhu…..Sadhu…….



Ada 0 komentar untuk berita ini



Tinggalkan Komentar


Nama :
Email : Tidak akan diterbitkan
URL : Diawali dengan: http://
Komen :
security image