Visi Misi

,

Visi

Visi Sekolah Tinggi Ilmu Agama Buddha Jinarakkhita yaitu: “Menjadi Perguruan Tinggi Agama Buddha yang bereputasi dan memiliki keunggulan kompetitif dalam menuju pengembangan masyarakat yang berkarakter sadar-penuh, profesional, dan non-sektarian, serta berketerampilan spiritualitas dan etika global di era ‘Globalisasi 4.0’'.

 

Misi

  1. Menyelenggarakan Tridharma Perguruan Tinggi yang unggul dan tepat guna sehingga berkontribusi pada pembangunan masyarakat Buddha dan masyarakat Indonesia. 
  2. Membentuk insan Buddha yang berkarakter dan berkepemimpinan sadar-penuh, profesional, dan mampu beradaptasi di era globalisasi serta berdaya saing tinggi.
  3. Mengembangkan kemajuan IPTEK dan Sistem Pendidikan Agama Buddha untuk menjawab berbagai permasalahan dan kebutuhan masyarakat Buddha dan masyarakat Indonesia.
  4. Menyelenggarakn pendidikan tinggi dengan pengembangan Agama Buddha Terapan (applied buddhism), sadar-penuh (mindfulness), dan wawasan Buddhayana (non-sektarian) sebagai pendekatan spiritualitas dan etika global bagi masyarakat Buddha dan masyarakat Indonesia.

 

Tujuan

STIAB Jinarakkhita bertujuan untuk:

  1. Mewujudkan masyarakat yang berpengetahuan, terdidik, dan beradab serta meningkatkan kesejahteraan dan berdaya saing tinggi melalui pengembangan kemajuan IPTEK dan Sistem Pendidikan Agama Buddha. 
  2. Menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, berdaya saing tinggi, berkarakter dan berkepemimpinan sadar-penuh, dan berwawasan Buddhayana (non-sektarian). 
  3. Menghasilkan kebaruan dalam riset dan teknologi melalui penelitian dan pengabdian masyarakat yang berkualitas, inovatif, dan aplikatif dalam bidang Pendidikan Agama Buddha yang relevan dengan ‘perubahan’ di era globalisasi. 
  4. Mewujudkan diri sebagai Perguruan Tinggi Agama Buddha yang memiliki iklim dan budaya akademik yang kondusif, keterbukaan, transparansi, dan berkomitmen tinggi dalam askes pengembangan IPTEK, hubungan masyarakat, dan bersinergi dengan berbagai pihak sebagai upaya meningkatkan mutu perguruan tinggi.